Top 3 Dunia: Meninggal karena Gembira, Menlu Turki dan Jerman Adu Mulut

Top 3 Dunia: Meninggal karena Gembira, Menlu Turki dan Jerman Adu Mulut
Berita Top 3 Dunia pada Sabtu, 30 Juli 2022, diawali tentang cerita tragis mahasiswa Mesir yang meninggal setelah mendapat pengumuman dirinya lulus ujian akhir.
 
Berita yang juga mendapat banyak perhatian adalah tentang warga Kanada yang dihukum seumur hidup oleh pengadilan di Amerika Serikat karena membantu menyiarkan pemenggalan sandera ISIS.
 
Tidak kalah menarik adalah berita tentang Menlu Turki dan Jerman yang bertengkar saat konferensi pers bersama karena beda pendapat.
 
Berikut berita paling populer di kanal Dunia Tempo.co sepanjang Sabtu:
 
Terlalu Bahagia Lulus Ujian, Mahasiswa Mesir Tewas Serangan Jantung
 
Seorang mahasiswa di Mesir meninggal akibat serangan jantung lantaran terlalu bahagia mengetahui lulus ujian akhir. Pria bernama Mubarak Hussein Sayed Abdel Jalil merupakan mahasiswa Jurusan Geologi, Fakultas Sains, Universitas South Valley di Qena.
 
Berdasarkan keterangan keluarga, pemuda berusia 22 tahun itu menerima amplop pengumuman dan sangat gembira setelah melihat hasilnya dinyatakan lulus.
 
Tak lama kemudian, dada kirinya sakit dan ia dilarikan ke rumah sakit. Sayangnya, nyawanya tak tertolong.
 
Bantu ISIS Publikasi Pemenggalan Sandera, Warga Kanada Dihukum Seumur Hidup  
 
Pengadilan AS  menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada seorang pria Kanada kelahiran Arab Saudi karena membantu kelompok ekstrimis Negara Islam (ISIS).
 
Seperti dilansir Reuters, Sabtu 30 Juli 2022, Mohammed Khalifa mengaku bersalah pada Desember karena membantu ISIS mempublikasikan pemenggalan kepala sandera, termasuk jurnalis Amerika Serikat, James Foley.
 
Pria berusia 39 tahun yang dibesarkan di Toronto ini meninggalkan Kanada pada 2013 ke Suriah. Ia membunuh dua tentara Suriah sebelum ditangkap oleh pasukan Kurdi yang didukung AS pada 2019, 
 
Berita selengkapnya bisa Anda simak di sini
 
Menlu Turki dan Jerman Bertengkar dalam Konferensi Pers, Ini yang Diributkan
 
Menteri luar negeri Turki dan Jerman berdebat tentang berbagai masalah dalam konferensi pers bersama pada Jumat, 29 Juli 2022, di Istanbul.
 
Seperti dilansir Reuters, Mevlut Cavusoglu dari Turki dan Menlu Annalena Baerbock dari Jerman bertengkar soal perselisihan antara Ankara dan Athena, hukuman filantropis Turki Osman Kavala dan militan Kurdi.
 
Konferensi pers, yang dimulai satu jam lebih lambat dari yang dijadwalkan dan berlangsung selama satu jam, dimulai dengan pernyataan tenang oleh kedua menteri. Namun, suasana menjadi semakin tegang setelah keduanya saling mengkritik kebijakan satu sama lain.
 
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Minggu, 31 Juli 22 - 06:52 WIB
Dalam Kategori : SLOTONLINE, SLOTGACOR, SLOTAMD, PLAYTOWIN, JACKPOT, SLOTGAMES, AMDBET, AMDGACOR
Dibaca sebanyak : 19 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback